Dalam tulisan ini, saya mencoba menceritakan mengenai tanggapan-tanggapan yang seharusnya kalian ucapkan untuk membalas tanggapan dari orang lain yang menurut kalian itu adalah hal yang sangat tidak menyenangkan, tidak enak untuk di dengar, Mungkin beberapa tips dari saya bisa membalas omongan orang lain dan membuat mereka tidak bisa membalas lagi. ehem *true story*
Sunday, January 31, 2016
Saturday, January 30, 2016
Rewind 10 years ago, so much changed.

2015 kini menjadi 2016. Di tahun 2015 sendiri banyak sekali
perubahan-perubahan yang terjadi di tahun itu. Seperti pergantian
Presiden RI dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Bapak Joko
Widodo. Saya yang semulanya berstatus pelajar SMA, kini menjadi alumni.
Tapi di blog kali ini saya tidak akan membahas presiden kita ataupun
kehidupan saya pasca SMA.
Friday, January 29, 2016
Zenius help me a lot, thank you.
Semester 5 sudah terlewati, rapot sudah di bagikan kepada semua
peserta didik, terlebih kepada kelas 12 SMA. Bagi seorang alumni seperti
saya, liburan tidak harus menunggu waktunya tiba pasalnya saya sendiri
belum diterima di perguruan tinggi manapun. Namun tidak masalah bagi
saya. Kuliah tidak perlu terburu-buru yang penting harus sudah siap
dulu.
Sebelum saya bercerita tentang keseharian saya sebagai alumni, saya
akan membagikan cerita saya waktu saya masih kelas 12. Oke, kita
flashback dulu beberapa bulan yang lalu.
Saya Muhammad Abid As Sarofi siswa kelas akhir di SMA Favorit di
kabupaten Gresik, SMAN 1 Gresik, atau yang lebih dikenal dengan sebutan
smansa. Sebagai pelajar tingkat akhir, tentu banyak sekali pelajaran
tambahan yang diberikan dari sekolah guna mempersiapkan ENAS ( Evaluasi
Nasional ; red; UNAS ). Di awal – awal menjalani kelas akhir saya
terlalu bersantai dalam memikirkan perkuliahan saya nantinya. Hanya
persiapan UNAS yang sudah saya kejar dari awal.
Learning from Failure, why not?
SBMPTN ( Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri
) tiap tahun diadakan oleh pemerinah guna menyeleksi peserta didik yang
layak menjadi mahasiswa baru suatu universitas / institut. Namun
demikian, SBMPTN bukan satu-satunya jalur agar kita bisa menempuh bangku
perkuliahan. Pemerintah juga mengadakan SNMPTN ( Seleksi Nasional Masuk
Perguruan Tinggi Negeri ) dimana seleksi ini berdasarkan nilai
akademis, prestasi siswa dalam bidang akademis maupun non akademis dan
juga beberapa kriteria lain seperti indeks sekolah dan alumni.
Universitas juga menyediakan seleksi tersendiri seperti SIMAK-UI
UTUL-UGM dan beberapa Seleksi mandiri lainnya yang diadakan oleh
universitas.
Subscribe to:
Posts (Atom)